Jumat, 30 Januari 2015

Bunga Rengali

RENGALI namanya, sebuah bunga dari hutan daratan tinggi gayo yang membuatku jatuh cinta. Sebuah bunga yang hanya ku kenal nama dengan seketika buatku terlena dalam ketenangan mendengarnya dari petikan gitar dan alunan khas suara khas pemuda gayo. 

"MUAZZIN KLAKSON"


"Tit.tit.tit.tiiitt..tit.," begitu bunyinya.
Saban Shubuh suara berupa Klakson dari sebuah kendaraan, kerap terdengar meluncur di jalan berbadan kecil depan toko saya tinggal. Tepatnya di Kampung Panggo.kecamatan ulee kareng, Banda Aceh.

"REBANA PECAH"



Emosi mereka melimpah. Lagu cinta berhamburan di teriaknya, tidak peduli merdu.Selamat datang setan, Silahkan masuk atau pergi buru yang lainnya.
Sudah jenuh-keruh seperempat Abad yang di jalani,

Belum juga usai pertarungan berkeringat darah itu.
Raut wajahnya, keluh-mengeluh dalam diam. Hayalnya belum nyata menyentuh tanah. Dia tinggal jejak, dia di tinggal mimpi, tinggallah harum si jelita di angkasa.