Tampilkan postingan dengan label aceh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aceh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Maret 2015

Pada Sahabat Kecil




Apa kabarmu sobat?Lama tidak berjumpa.

Aku masih seperti sedia kala. apa yang perlu kamu tau? Kamu tau pasti tentangku.

Sejak terakhir berpesta kopi, Kita memang tidak biasa membahas pergiokan yang sekarang kian merajalela di atmosfir kutaraja (Banda Aceh). Tidak juga kita terlalu peduli pada lambang dan warna-warni politik kaum biokrat itu.

Selasa, 03 Februari 2015

Ekspedisi Puncak Harapan Peut Sagoe





Gempang- 25 November 2013 Pukul 17.35 WIB, Pagi yang cerah mengiringi awal dari perjalanan Tim Ekspedisi "Investarisasi Flora dan Fauna Gunung Peuet Sagoe". Gunung Api yang masuk dalam kabupaten pidie tersebut mempunyai ketingian  2780 MDPL (meter diatas permukaan laut) , atau setara dengan 9121 kaki.

Senin, 02 Februari 2015

Sepotong Kisah perjalanan Perang Aceh dari Abu Chek (2)

Yahya(Abu chek)
Usai  lah cerita Abu Chek Perang Aceh dengan gelar modalnya, kekecawaan yang kian menjadi menurut Abu Chek atas pemerintah pusat dari tahun 1945 terus menjadi dilema bagi Rakyat Aceh  akan jasa yang tak terhargai. 



Hingga akhirnya kekecewaan yang sekian lama mendekam dalam hati rakyat Aceh pun menyeruak menjadi pergerakan DII/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) pada tahun 1953 yang di prakasai oleh Tengku Daud Beureueh di Aceh, dengan tujuan untuk memisahkan diri dari negara Republik Indonesia dan mendirikan negara dengan sistem pemerintahan syariat islam.

Sabtu, 31 Januari 2015

Sepotong Kisah Perjalanan Perang Aceh dari Abu Chek (1)


abu chek

Aceh Besar- Namanya aslinya adalah yahya (89), lahir pada tahun 1936 pada masa Penjajahan Belanda, ia merupakan warga Lamreh Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar yang juga termasuk salah satu saksi sejarah yang masih hidup, dari dirinya lah saya mendapatkan cerita tentang perjalanan perjuangan  heroik masyarakat Aceh dalam membantu meraih kemerdekaan indonesia.

Jumat, 30 Januari 2015

Bunga Rengali

RENGALI namanya, sebuah bunga dari hutan daratan tinggi gayo yang membuatku jatuh cinta. Sebuah bunga yang hanya ku kenal nama dengan seketika buatku terlena dalam ketenangan mendengarnya dari petikan gitar dan alunan khas suara khas pemuda gayo. 

"MUAZZIN KLAKSON"


"Tit.tit.tit.tiiitt..tit.," begitu bunyinya.
Saban Shubuh suara berupa Klakson dari sebuah kendaraan, kerap terdengar meluncur di jalan berbadan kecil depan toko saya tinggal. Tepatnya di Kampung Panggo.kecamatan ulee kareng, Banda Aceh.